Selasa, 25 Maret 2014

Contoh Nyata Tentang "TeamWork"

Contoh Nyata Team Work

Pengertian
Teamwork adalah kumpulan individu yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan, dimana mereka memiliki aturan dan mekanisme kerja yang jelas serta saling tergantung antara satu dengan yang lain. 

Oleh karena itu sekumpulan orang yang bekerja dalam satu ruangan, bahkan didalam satu proyek, belum tentu merupakan sebuah teamwork. Terlebih lagi jika kelompok tersebut dikelola secara otoriter, timbul faksi-faksi di dalamnya, dan minimnya interaksi antar anggota kelompok.
1.     Bekerjasama

• Berpartisipasi, anggota kelompok yang baik dan melakukan tugas/bagiannya. 
• Mendukung keputusan kelompok. 
• Sebagai anggota kelompok, mengupayakan agar anggota lain mendapat informasi yang relevan dan bermanfaat, misalnya informasi tentang proses kelompok, tindakan individual, atau hal-hal yang penting.
2.      Mengungkapkan harapan yang positif
• Menyatakan harapan yang positif tentang orang lain dalam hal kemampuan, peran yang diharapkan, dan sebagainya.
• Membicarakan anggota kelompok secara positif. 
• Menghargai hasil yang dicapai oleh kelompok.

3.      Menghargai masukan
• Menghargai masukan dan keahlian orang lain. 
• Mau belajar dari orang lain (termasuk dari bawahan dan teman sejawat).
• Meminta ide dan pendapat kepada semua anggota kelompok untuk membantu membuat keputusan.
• Mendorong kerjasama kelompok.
4.     Memberikan dorongan

• Secara terbuka memberi pujian kepada orang yang berkinerja baik.
• Mendorong dan memberdayakan orang lain.
• Membuat orang lain merasa kuat dan penting.

5.     Membangun semangat kelompok
• Bertindak untuk menciptakan suasana kerjasama yang akrab dan moral kerja yang baik dalam kelompok (misalnya menciptakan simbol identitas kelompok).
• Menyelesaikan perselisihan yang terjadi dalam kelompok.
• Melindungi/mempromosikan reputasi kelompok.
Contoh team work :
Seorang CEO atau presiden tidak bekerja dalam vakum, tidak sendirian. Ia bisa saja seorang biasa dengan segala kekurangannya. Tetapi ia bisa saja berhasil kalau ia memiliki komitmen dengan dukungan team yang sama-sama punya komitmen kuat. Maka yang masih bisa mereka “jual” nanti bukan lagi figur masing-masing calon (personality ethic), melainkan team yang akan mereka bawa.
Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team.
Ketika bekerja semua orang akan terlihat formal, serious, important, necessary, technical, dan administrative. 
Namun ketika ada kegiatan (perayaan) maka karakternya berubah menjadi relax, happy, and look at each other as fellow humans bound together by a common purpose.

Adapun ;

teamwork yang solid akan mampu memberikan hasil yang maksimal, tentu karena kerja keras tim yang didukung oleh superman-superman sebagai anggota tim sehingga bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang hebat, ide-ide yang super, bisa memberikan hasil yang maksimal dan luar biasa dalam superteam tersebut. Sekiranya seperti itulah pengertian tentang teamwork yang selama ini sering kita dengarkan dan sering kita bicarakan baik dalam lingkup lingkungan kerja dan dalam lingkup saat kita bermasyarakat.

Contoh nyata : salah satunya adalah semut yang selalu berkoloni, berbaris rapih dan bekerja sama dengan baik dalam team work.
 
Sumber:  http://ridafika20.blogspot.com/2014/03/contoh-nyata-team-work.html

Rabu, 22 Januari 2014

struktur organisasi dan implementasinya dalam perusahaan bisnis


STRUKTUR ORGANISASI DAN IMPLEMENTASI DALAM PERUSAHAAN BISNIS
Definisi Organisasi
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai Organisasi, ada yang cocok satu sama lain dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang – orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana – prasarana, data, dan lain sebagainya dapat digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan Organisasi.


Definisi Menurut Para Pakar :
o       Menurut Hebert A. Simon, Donald W. Smithburg, dan Victor A. Thompson, Organisasi adalah suatu sistem terencana mengenai usaha kerja sama dimana setiap peserta mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajiban – kewajiban atau tugas – tugas untuk dilaksanakan.
Ada beberapa bagian dari organisasi, yaittu :
1.      The Operating Core. Yang termasuk disini adalah para pegawai yang melaksanakan pekerjaai dasar yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa.
2.      The Middle Line. Yang termasuk dalam bagian ini adalah para manajer yang menjembatani manajer tingkat atas dengan bagian operasional.
3.      The Technostructure. Yang termasuk dalam bagian ini adalah mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa dan bertanggung jawab terhadap bentuk standarisasi dalam organisasi.
4.      The Support Staff. Yang termasuk disini adalah orang – orang yang member jasa pendukung tidak langsung terhadap organisasi (orang – orang yang mengisi unit staff).
Struktur organisasi yang akan dibentuk tentunya struktur organisasi yang baik.  Struktur organisasi yang baik harus memenuhi syarat sehat dan efisien. Struktur organisasi sehat berarti tiap – tiap satuan organisasi yang ada dapat menjalankan peranannya dengan tertib. Sedangkan,  Struktur organisasi efisien berarti dalam menjalankan peranan tersebut masing – masing satuan organisasi dapat mencapai perbandingan terbaik antara usaha dan hasil kerja.

Elemen Utama Struktur Organisasi                         
1.     Kompleksitas
Kompleksitas struktur menggambarkan derajat diferensiasi dalam suatu organisasi, baik diferensiasi horizontal, vertical, maupun spasial.
a)      Diferensiasi Horizontal
Penyebab terjadinya diferensiasi horizontal adalah berkembangnya beragam unit dalam organisasi berdasarkan orientasi pekerjaan, sifat tugas – tugas didalamnya, serta latar pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas – tugas tersebut.
b)      Diferensiasi Vertikal
Diferensiasi horizontal dan vertical sebenarnya berhubungan erat. Meningkatnya diferensiasi horizontal biasanya selalu dibarengi dengan kebutuhan untuk mengontrol aktivitas yang kian beragam. Organisasi kemudian menambah lapisan pengawas atau supervisor ( untuk mengawasi lapisan pekerja) atau manajer (untuk mengawasi supervisor atau manajer level bawah). Hal ini dengan sendirinya menambah diferensiasi vertical. Jadi, diferensiasi vertical adalah gambaran dari lapisan – lapisan hierarki dalam organisasi.
c)      Diferensiasi Spasial
Diferensiasi spasial menggambarkan sejauh mana fasilitas dan personel organisasi tersebut secara geografis. Organisasi yang memiliki sejumlah kantor dan/atau personal yang tersebar dalam rentang geografis yang luas, tentunya akan menghadapi kompleksitas yang lebih tinggi daripada organisasi yang hanya berpusat pada satu atau beberapa lokasi.

2. Fungsi atau Kegunaan Struktur dalam Organisasi
a.       Kejelasan Tanggungjawab. Setiap anggota organisasi harus bertanggungjawab dan apa yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap anggota organisasi harus bertanggungjawab kepada pimpinan atau atasan yang memberikan kewenangan, karena pelaksanaan kewenangan itu yang harus dipertanggungjawabkan.
b.      Kejelasan Kedudukan. Kejelasan Kedudukan seseorang dalam struktur organisasi sebenarnya mempermudah dalam melakukan koordinasi maupun hubungan karena adanya keterkaitan penyelesaian suatu fungsi yang dipercayakan kepada seseorang.
c.       Kejelasan Uraian Tugas. Dalam struktur organisasi sangat membantu pihak pimpinan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian, dan bagi bawahan akan dapat berkonsentrasi dalam mellaksanakan suatu pekerjaan karena uraiannya yang jelas.

3. Bentuk – Bentuk Struktur Organisasi
a.     Struktur Garis (sederhana)
Organisasi bentuk garis diciptakanoleh Henry Fayol. Pada struktur organisasi ini, wewenang dari atasan disalurkan secara vertical kepada bawahan. Begitu juga sebaliknya, pertanggungjawaban dari bawahan secara langsung ditujukan kepada atasan yang member perintah.
Ciri – cirri. Kesatuan perintah terjamin, pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan, organisasi tergantung pada satu pimpinan.
Kelebihan struktur garis : Karyawan akan lebih menyadari tugas, tanggung jawab, dan pekerjaan yang diembannya, karena struktur ini lebih mudah dimengerti.
Kekurangan struktur garis : kurang fleksibel dalam menyediakan spesialisasi yang dibutuhkan ketika perusahaan menjadi lebih luas dan kompleks. Tugas karyaawan yang terbatas sejak awal menghalangi mereka mendapatkan pengalaman yang dibutuhkan untuk meningkat ke posisi manajerial.

b.     Struktur Fungsional
Struktur Organisasi fungsional diciptakan oleh F. W. Taylor. Struktur ini berawal dari konsep adanya pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap baawahan, sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut.
Cirri – cirri : Tidak menjamin adanya kesatuan perintah, Keahlian para pengawas dan pegawai berkembang menuju spesialisasi, penghematan waktu dapat dilakukan karena mengerjakan pekerjaan yang sama.
Kelebihan struktur fungsional : keahlian yang dimiliki oleh seorang spesialis fungsional. Keahlian ini memudahkan mereka dalam memecahkan masalah yang terjadi pada area tertentu yang berada di bawah wewenangnya.
Kelemahan struktur fungsional : kebingungan yang terjadi ketika karyawan memiliki dua atau lebih supervisor, kekurangan lain yaitu kemungkinan manajer untuk menghindari area yang mereka wewenangi secara fungsional, situasi yang mungkin berdampak negative bagi koordinasi aktivitas tertentu.

 4 Faktor – Faktor Penyebab Perbedaan Struktur Organisasi
1.  Strategi Organisasi
Tidak dapat disangkal bahwa terdapat hubungan antara strategi organisasi dengan struktur yang digunakan untuk mencapainya. Keterkaitan itu lebih mudah dilihat dalam mengelola sebuah bisnis. Karena keterkaitan antara strategi dengan struktur yang akan digunakan. umumnya suatu organisasi memilih salah satu dari tiga bentuk strategi yaitu, strategi yang menuntut inovasi, strategi yang diarahkan kepada minimalisasi biaya atau ongkos, dan strategi yang sifatnya imitative.
2.  Besar – Kecilnya Organisasi
Semakin banyak karyawan yang bekerja pada suatu organisasi, semakin kompleks pula organisasi tersebut. Demikian pula dengan pola pengambilan keputusan untuk kepentingan koordinasi dan pengawasan mengakibatkan makin banyak keputusan yang di ambil oleh kantor pusat organisasi yang bersangkutan.
3. Teknologi yang digunakan
Berbagai studi yang dilakukan para pakar dan ilmuwan yang menunjukan dengan jelas teknologi yang digunakan dengan struktur organisai. Karena keterkaitan tersebut efektivitas kerja akan ditentukan oleh kesesuaian teknologi dengan struktur. Tiga kategorisasi yang dapat digunakan sebagai dasar pemikiran ialah kategori berdasarkan produk, analisis permasalahan, dan sifat teknologi yang digunakan.
4.  Kekuasaan dalam Organisasi
Dikaitkan dengan struktur, dapat dinyatakan bahwa baik karena seseorang merasa bahwa satuan tempatnya bertugas penting maupun karena keinginan untuk memupuk kekuatan atau kekuasaan. Seseorang yang menduduiki jabatan sebagai pimpinan akan berusaha agar satuan kerja yang dipimpinnya semakin kompleks.

Organisasi ini bertujuan untuk mencari keuntungan maka yang harus di perhatikan adalah :
1.      1. Pemasaran dan Penjualan
Seringkali perusahaan baru bangkrut karena divisi pemansaran dan penjualannya loyo. Banyak yang merasa mampu membuat solusi multimedia dan informatika membuat usaha namun setahun kemudian tutup karena tidak dapat proyek. Tugas divisi ini adlah melakukan riset pasar, promosi, mencari prospek klien, melakukan presentasi sampai dapat menghasilkan proyek untuk perusahaan.
2.      2. Produksi, Buatlah struktur organisasi yang tepat
Dalam perusahaan yang kita kelola harus mempunyai struktur organisasi yang jelas dan tepat agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
3.   3. Administrasi dan keuangan
Divisi ini bertanggung jawab terhadap masalah legal, administrasi, penagihanm pembayaran, termasuk pembayaran gaji karyawan.

 Struktur dan proses mempengaruhi perilaku organisasi
Perilaku organisasi dapat didefinisikan sebagai penggunaan teori, metode, dan prinsip – prinsip dari berbagai disiplin ilmu seperti psikologi, sosiologi, dan antropologi budaya untuk mempelajari persepsi, nilai – nilai, kapasitas belajar, dan tindakan individu ketika bekerja dalam kelompok dan di dalam organisasi secara keseluruhan, penganalisasian dampak lingkungan luar atas organisasi dan sumber daya manusia, misi, tujuan, dan strateginya.

Tujuan para manajer dalam setiap organisasi ialah mencapai perilaku yang dikoordinasikan sehingga organisasi tersebut dinilai efektif oleh mereka yang mengevaluasi hasilnya. Factor – factor utama yang menentukan perilaku individu dan kelompok adalah tugas dan hubungan wewenang. Oleh karena itu, manajer harus merancang struktur organisasi agar memudahkan komunikasi dai antara para pegawai.

KESIMPULAN
Organisasi adalah wadah kegiatan daripada orang – orang yang bekerjasama dalam usahanya mencapai tujuan. Dalam wadah kegiatan itu setiap orang harus jelas tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, hubungan dan tata kerjanya. Itulah sebabnya struktur organisasi sangat diperlukan dalam sebuah organisasi yang baru dibentuk, dalam keadaan berkembang maupun yang sudah mapan.



DAFTAR PUSTAKA
Gibson, Ivancevich, Donnely. 1996. Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses Jilid 1 Edisi Kelima. Jakarta. Erlangga.
Kusdi. 2009. Teori Organisasi dan Administrasi. Jakarta: Salemba Humanika.
Sutarto. 1978. Dasar-Dasar Organisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

SUMBER: http://mystorywithmila.blogspot.com/2014/01/struktur-organisasi-dan-implementasi.html

Rabu, 23 Oktober 2013

TEAMWORK

Teamwork adalah berkerja sama dalam tim atau mengerjakan sesuatu dengan bersama - sama, dengan adanya teamwork sesuatu yang akan kita lakukan akan terasa lebih mudah dan juga tidak memakan waktu lama karena dikerjakan dengan bersama - sama. Teamwork sangat diperlukan untuk pengerjaan sesuatu yang berat atau juga banyak, teamwork bisa dibuat dengan adanya kemauan dari setiap individu untuk membantu atau menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas yang banyak. Kontribusi tiap-tiap individu dapat menjadi sebuah kekuatan yang terintegrasi. Individu dikatakan bekerja sama jika upaya-upaya dari setiap individu tersebut secara sistematis terintegrasi untuk mencapai tujuan bersama. Dalam mencapai tujuan bersama, kerja sama memberikan manfaat yang besar bagi kerja tim. Biasanya organisasi berbasis kerja tim memiliki struktur yang ramping. Oleh sebab itu, organisasi akan bisa merespons dengan cepat dan efektif lingkungan yang cepat berubah.

Manfaat dari adanya teamwork adalah : A.  Meringankan beban pekerjaan
                                
B. Meningkatkan sharing informasi antar anggota tim
                                 C. Membuat keputusan, produk atau layanan yang lain
                                 D. Meningkatkan motivasi antar anggota tim
                                 E. Meningkatkan efektifitas kerja



SUMBER : http://www.scribd.com/doc/91557332/Manfaat-Dan-Tantangan-Teamwork
         http://erlanggaba.blogspot.com/2013/05/pengertian-kerjasama-dan-kekuatan-team.html

Sabtu, 05 Oktober 2013

Organisasi

1. Organisasi adalah sekumpulan orang yang dapat mengerjakan sesuatu dengan bersama - sama dan dengan tanggung jawabnya masing masing.

2. Manfaat Organisasi, ada sangat banyak manfaat organisasi dan saya hanya menuliskannya beberapa:
                                   * Dapat menambah wawasan dalam diri seseorang
                                   * Dapat menambah teman
                                   * Melatih leadership
                                   * Belajar mengatur waktu
                                   * Memperluas jaringan atau networking
                                   * Mengasah kemampuan sosial
                                   * Problem solving atau manajemen konflik

3. Pengalaman saya didalam organisasi: jujur saya belum pernah mengikuti organisasi jadi saya tidak begitu tahu rasanya ada didalam suatu organisasi itu seperti apa namun saya pernah ditunjuk untuk mengikuti organisasi didalam lingkungan saya atau RT, tapi itu tidak bertahan lama hanya saja saya sempat mengurus perlombaan untuk anak - anak kecil dalam rangka hari kemerdekaan kita yaitu 17 Agustusan, hanya itu yang pernah saya rasakan dalam organisasi dan selebihnya saya tidak pernah mengikuti organisasi lagi.


SUMBER: http://bennysemarang.wordpress.com/2013/02/25/manfaat-ikut-organisasi-mahasiswa-di-kampus/

Jumat, 10 Mei 2013

Manusia Dan Penderitaan


 Manusia dan penderitaan adalah salah satu kehendak dari Tuhan kita, jika manusia tidak diberikan penderitaan maka manusia tersebut tidak akan pernah bersyukur dan merasakan bagaimana rasanya hidup dibawah atau hidup susah, karena itulah yang namanya keadilan dari Tuhan kita.

Tanpa adanya penderitaan yang diberikan kepada kita, sebagai umat manusia kita tidak akan merasakan apa yang pernah dirasakan oleh orang orang susah, maka dari itu Tuhan memberikan penderitaan kepada umatnya sebagai pembelajaran untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada kita.

Penderitaan itu ada berbagai macam, misalnya penderitaan ketika sedang sakit namun tidak mempunyai uang untuk berobat atau pun ketika sedang dalam kesusahan didalam keluarganya yang membutuhkan uang untuk menutupi kebutuhan sehari – hari,itulah beberapa contoh penderitaan yang masih sering di alami oleh orang – orang.

Jika kita sedang mengalami penderitaan, maka kita tidak boleh mudah menyerah dan putus asa, kita harus tetap bersemangat dalam menjalani hidup dan berusaha untuk keluar dari penderitaan tersebut tetapi kita pun harus terus berdoa kepada Tuhan kita, karena beliaulah yang mengetahui kita kedepannya bagaimana.

Segala macam penderitaan pasti akan ada jalan keluarnya jika kita terus berdoa dan berusaha, tetapi jika kita mudah menyerah dan terus -  menerus mengeluh atas penderitaan yang sedang di alami maka Tuhan pun akan menyulitkan segala macam penderitaan yang sedang di alami, maka dar itu teruslah berusaha dan berdoa jika ingin di mudahkan dalam menemukan jalan keluar di dalam penderitaan.


Manusia Dan Cinta Kasih


 Manusia dan cinta kasih adalah bagaikan sayur tanpa garam itu rasanya tidak lengkap dan sama seperti manusia juga, jika manusia tidak mempunyai cinta kasih maka manusia itu tidak bisa melengkapi hidupnya karena cinta kasih sangat diperlukan oleh manusia untuk mengisi kekosongan hatinya.

Tanpa rasa cinta dan kasih kita tidak bisa merasakan apa itu yang namanya cinta dan apa itu yang namanya kasih, jika manusia tidak bisa merasakan cinta dan kasih maka dia pun tidak bisa memberikan rasa cinta dan kasih itu kepada seseorang atau siapapun yang mengharapkan cinta dan kasih dari dirinya.

Berbeda dengan manusia yang mempunya rasa cinta dan kasih, manusia yang mempunyai rasa cinta dan kasih akan menjadikan hidupnya penuh dengan warna, karena dia bisa merasakan atau pun memberikan rasa cinta dan kasih kepada seseorang yang mengharapkan cinta dan kasih orang tersebut.

Memberikan rasa cinta dan kasih itu tidak harus memilih kepada siapa kita harus memberikan, kita bisa memberikan rasa tersebut kepada Tuhan kita, orang tua kita, teman atau sahabat dan juga pacar kita yang telah memberikan rasa cinta dan kasihnya kepada kita dengan tulus dan ikhlas sampai saat ini.

Maka dari itu kita tidak rugi sama sekali jika mempunyai rasa cinta dan kasih, karena rasa itulah yang akan membuat hidup kita ini lebih berwarna,lebih berarti dan lebih memiliki semangat untuk menjalani hari -  hari yang indah di depan mata kita untuk mencapai sesuatu yang di inginkan atau cita – cita yang di impikan.