Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat tidak hanya mempengaruhi
cara orang berkomunikasi tetapi juga mempengaruhi berbagai macam aspek
dalam kehidupan seseorang atau sekelompok orang. Pada artikel ini akan
dibahas salah satu aspek kehidupan yang terkena dampak dari perkembangan
teknologi komunikasi yaitu, budaya. Perkembangan teknologi komunikasi
sangat mempengaruhi perkembangan budaya seseorang disuatu wilayah.
Perkembangan budaya tersebut pun sama seperti sebuah koin yang mempunyai
2 sisi yang berbeda, ada yang baik dan ada juga yang buruk.
Sebelum membahas pengaruh yang diberikan dari perkembangan teknologi
komunikasi, pengertian dari budaya itu sendiri harus diperjelas. Menurut
Wikipedia, Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan
dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi
ke generasi. Budaya itu sendiri pun terbentuk dari banyak unsur seperti
agama, politik, bahasa, dll. Yang unik dari budaya ialah ketika dua
orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda saling bertemu dan
berkomunikasi. Masing-masing akan secara otomatis menganalisa budaya
asing yang ditemui untuk menyesuaikan tiap-tiap perbedaan yang ditemui.
Hal ini menunjukkan bahwa budaya secara otomatis akan dipelajari oleh
tiap-tiap individu. Ditambah dengan perkembangan teknologi komunikasi
yang pesat membuat komunikasi tiap orang di berbagai belahan dunia makin
mudah dan sering dilakukkan membuat proses pertukaran budaya tersebut
makin sering terjadi.
Walaupun banyak yang menganggap pertukaran budaya zaman sekarang
lebih banyak mengandung unsur negatif, sebenarnya ada beberapa
perkembangan budaya yang memberi nilai perkembangan positif dalam
kehidupan masyarakat Indonesia. Contohnya adalah seperti etos kerja
orang jepang yang banyak diikuti orang-orang Indonesia untuk memperoleh
pencapaian kerja yang maksimal seperti pekerjaan orang jepang. Contoh
lainnya adalah banyak pegawai-pegawai dari situs-situs web terkenal di
Indonesia yang mulai mengikuti budaya kerja orang amerika yang bergerak
dibidang yang sama yaitu dengan memberikan nuansa ceria di dalam kantor,
membuat peraturan dan memberikan fasilitas yang menjadikan pegawinya
dapat bekerja senyaman mungkin agar muncul ide-ide segar dan kreatif
untuk membangun situs web tersebut semakin menarik.
Tetapi tidak bisa dipungkiri dampak buruk dari perkembangan teknologi
komunikasi sangat banyak. Contoh yang sangat nyata ialah terlupakannya
seni-seni hasil budaya Indonesia sendiri. Banyak generasi muda Indonesia
yang sudah terhipnotis dengan gemerlapnya budaya barat yang akhirnya
melupakan budaya mereka sendiri. Masalah itu pun mengakibatkan pengakuan
secara sepihak sebuah hasil budaya Indonesia oleh negara lain. Contoh
lain adalah perubahan perilaku generasi muda yang sudah mulai melupakan
adat istiadat ketimuran karena telah banyak menyerap adat istiadat barat
yang kurang cocok dengan masyarakat timur.
Kesimpulannya, pengaruh teknologi komunikasi terhadap kebudayaan
Indonesia sudah jelas terbukti. Bukan berarti Indonesia harus menghindar
dari perkembangan teknologi komunikasi tersebut, tetapi masyarakat
Indonesia harus pintar menyeleksi kebudayaan yang masuk dan tetap
mempertahankan kebudayaan Indonesia sebagai jati dirinya. Dengan cara
seperti itu, dampak buruk dapat diredam seminimal mungkin dan dampak
baik dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Sumber: http://bamandhityo.wordpress.com/2013/06/18/pengaruh-teknologi-komunikasi-terhadap-kebudayaan-indonesia/
Selasa, 25 Maret 2014
Contoh Nyata Tentang "TeamWork"
Contoh Nyata Team Work
Pengertian
Teamwork adalah
kumpulan individu yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan, dimana mereka
memiliki aturan dan mekanisme kerja yang jelas serta saling tergantung antara
satu dengan yang lain.
Oleh karena itu sekumpulan orang yang bekerja dalam satu ruangan, bahkan didalam satu proyek, belum tentu merupakan sebuah teamwork. Terlebih lagi jika kelompok tersebut dikelola secara otoriter, timbul faksi-faksi di dalamnya, dan minimnya interaksi antar anggota kelompok.
1.
Bekerjasama
• Berpartisipasi, anggota kelompok yang baik dan melakukan tugas/bagiannya.
• Mendukung keputusan kelompok.
• Sebagai anggota kelompok, mengupayakan agar anggota lain mendapat informasi yang relevan dan bermanfaat, misalnya informasi tentang proses kelompok, tindakan individual, atau hal-hal yang penting.
2. Mengungkapkan harapan yang positif
• Menyatakan harapan yang positif tentang orang lain dalam hal kemampuan, peran yang diharapkan, dan sebagainya.
• Membicarakan anggota kelompok secara positif.
• Menghargai hasil yang dicapai oleh kelompok.
• Menyatakan harapan yang positif tentang orang lain dalam hal kemampuan, peran yang diharapkan, dan sebagainya.
• Membicarakan anggota kelompok secara positif.
• Menghargai hasil yang dicapai oleh kelompok.
3. Menghargai masukan
• Menghargai masukan dan keahlian orang lain.
• Mau belajar dari orang lain (termasuk dari bawahan dan teman sejawat).
• Meminta ide dan pendapat kepada semua anggota kelompok untuk membantu membuat keputusan.
• Mendorong kerjasama kelompok.
• Menghargai masukan dan keahlian orang lain.
• Mau belajar dari orang lain (termasuk dari bawahan dan teman sejawat).
• Meminta ide dan pendapat kepada semua anggota kelompok untuk membantu membuat keputusan.
• Mendorong kerjasama kelompok.
4. Memberikan dorongan
• Secara terbuka memberi pujian kepada orang yang berkinerja baik.
• Mendorong dan memberdayakan orang lain.
• Membuat orang lain merasa kuat dan penting.
5. Membangun semangat kelompok
• Bertindak untuk menciptakan suasana kerjasama yang akrab dan moral kerja yang baik dalam kelompok (misalnya menciptakan simbol identitas kelompok).
• Menyelesaikan perselisihan yang terjadi dalam kelompok.
• Melindungi/mempromosikan reputasi kelompok.
• Bertindak untuk menciptakan suasana kerjasama yang akrab dan moral kerja yang baik dalam kelompok (misalnya menciptakan simbol identitas kelompok).
• Menyelesaikan perselisihan yang terjadi dalam kelompok.
• Melindungi/mempromosikan reputasi kelompok.
Contoh team work :
Seorang CEO atau
presiden tidak bekerja dalam vakum, tidak sendirian. Ia bisa saja seorang biasa
dengan segala kekurangannya. Tetapi ia bisa saja berhasil kalau ia memiliki
komitmen dengan dukungan team yang sama-sama punya komitmen kuat. Maka yang
masih bisa mereka “jual” nanti bukan lagi figur masing-masing calon
(personality ethic), melainkan team yang akan mereka bawa.
Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team.
Ketika bekerja semua orang akan terlihat formal, serious, important, necessary, technical, dan administrative.
Namun ketika ada kegiatan (perayaan) maka karakternya berubah menjadi relax, happy, and look at each other as fellow humans bound together by a common purpose.
Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team.
Ketika bekerja semua orang akan terlihat formal, serious, important, necessary, technical, dan administrative.
Namun ketika ada kegiatan (perayaan) maka karakternya berubah menjadi relax, happy, and look at each other as fellow humans bound together by a common purpose.
Adapun ;
teamwork yang solid
akan mampu memberikan hasil yang maksimal, tentu karena kerja keras tim yang
didukung oleh superman-superman sebagai anggota tim sehingga bisa menghasilkan
pemikiran-pemikiran yang hebat, ide-ide yang super, bisa memberikan hasil yang
maksimal dan luar biasa dalam superteam tersebut. Sekiranya seperti itulah
pengertian tentang teamwork yang selama ini sering kita dengarkan dan sering
kita bicarakan baik dalam lingkup lingkungan kerja dan dalam lingkup saat kita
bermasyarakat.
Contoh nyata : salah satunya adalah semut yang
selalu berkoloni, berbaris rapih dan bekerja sama dengan baik dalam team work.
Sumber: http://ridafika20.blogspot.com/2014/03/contoh-nyata-team-work.html
Rabu, 22 Januari 2014
struktur organisasi dan implementasinya dalam perusahaan bisnis
STRUKTUR
ORGANISASI DAN IMPLEMENTASI DALAM PERUSAHAAN BISNIS
Definisi Organisasi
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai Organisasi,
ada yang cocok satu sama lain dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada
dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang – orang berkumpul,
bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin
dan terkendali dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana – prasarana,
data, dan lain sebagainya dapat digunakan secara efisien dan efektif untuk
mencapai tujuan Organisasi.
Definisi Menurut Para Pakar :
o
Menurut
Hebert A. Simon, Donald W. Smithburg, dan Victor A. Thompson, Organisasi adalah
suatu sistem terencana mengenai usaha kerja sama dimana setiap peserta
mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajiban – kewajiban atau
tugas – tugas untuk dilaksanakan.
Ada beberapa bagian dari organisasi,
yaittu :
1. The Operating Core. Yang
termasuk disini adalah para pegawai yang melaksanakan pekerjaai dasar yang
berhubungan dengan produksi barang dan jasa.
2. The Middle Line. Yang
termasuk dalam bagian ini adalah para manajer yang menjembatani manajer tingkat
atas dengan bagian operasional.
3. The Technostructure. Yang
termasuk dalam bagian ini adalah mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa
dan bertanggung jawab terhadap bentuk standarisasi dalam organisasi.
4. The Support Staff. Yang
termasuk disini adalah orang – orang yang member jasa pendukung tidak langsung
terhadap organisasi (orang – orang yang mengisi unit staff).
Struktur organisasi yang akan
dibentuk tentunya struktur organisasi yang baik. Struktur organisasi yang baik harus memenuhi
syarat sehat dan efisien. Struktur organisasi sehat berarti tiap – tiap satuan
organisasi yang ada dapat menjalankan peranannya dengan tertib. Sedangkan, Struktur organisasi efisien berarti dalam
menjalankan peranan tersebut masing – masing satuan organisasi dapat mencapai perbandingan
terbaik antara usaha dan hasil kerja.
Elemen
Utama Struktur Organisasi
1.
Kompleksitas
Kompleksitas struktur menggambarkan
derajat diferensiasi dalam suatu organisasi, baik diferensiasi horizontal,
vertical, maupun spasial.
a) Diferensiasi Horizontal
Penyebab
terjadinya diferensiasi horizontal adalah berkembangnya beragam unit dalam
organisasi berdasarkan orientasi pekerjaan, sifat tugas – tugas didalamnya,
serta latar pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas –
tugas tersebut.
b) Diferensiasi Vertikal
Diferensiasi horizontal dan vertical sebenarnya berhubungan
erat. Meningkatnya diferensiasi horizontal biasanya selalu dibarengi dengan
kebutuhan untuk mengontrol aktivitas yang kian beragam. Organisasi kemudian
menambah lapisan pengawas atau supervisor ( untuk mengawasi lapisan pekerja)
atau manajer (untuk mengawasi supervisor atau manajer level bawah). Hal ini
dengan sendirinya menambah diferensiasi vertical. Jadi, diferensiasi vertical
adalah gambaran dari lapisan – lapisan hierarki dalam organisasi.
c) Diferensiasi Spasial
Diferensiasi
spasial menggambarkan sejauh mana fasilitas dan personel organisasi tersebut
secara geografis. Organisasi yang memiliki sejumlah kantor dan/atau personal
yang tersebar dalam rentang geografis yang luas, tentunya akan menghadapi
kompleksitas yang lebih tinggi daripada organisasi yang hanya berpusat pada
satu atau beberapa lokasi.
2. Fungsi atau Kegunaan Struktur
dalam Organisasi
a.
Kejelasan Tanggungjawab. Setiap anggota organisasi harus bertanggungjawab dan
apa yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap anggota organisasi harus
bertanggungjawab kepada pimpinan atau atasan yang memberikan kewenangan, karena
pelaksanaan kewenangan itu yang harus dipertanggungjawabkan.
b.
Kejelasan Kedudukan. Kejelasan Kedudukan seseorang dalam struktur organisasi
sebenarnya mempermudah dalam melakukan koordinasi maupun hubungan karena adanya
keterkaitan penyelesaian suatu fungsi yang dipercayakan kepada seseorang.
c.
Kejelasan Uraian Tugas. Dalam struktur organisasi sangat membantu pihak
pimpinan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian, dan bagi bawahan akan
dapat berkonsentrasi dalam mellaksanakan suatu pekerjaan karena uraiannya yang
jelas.
3. Bentuk – Bentuk Struktur
Organisasi
a.
Struktur Garis (sederhana)
Organisasi bentuk garis
diciptakanoleh Henry Fayol. Pada struktur organisasi ini, wewenang dari atasan
disalurkan secara vertical kepada bawahan. Begitu juga sebaliknya,
pertanggungjawaban dari bawahan secara langsung ditujukan kepada atasan yang
member perintah.
Ciri – cirri. Kesatuan perintah
terjamin, pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan, organisasi tergantung
pada satu pimpinan.
Kelebihan struktur garis : Karyawan
akan lebih menyadari tugas, tanggung jawab, dan pekerjaan yang diembannya,
karena struktur ini lebih mudah dimengerti.
Kekurangan struktur garis : kurang
fleksibel dalam menyediakan spesialisasi yang dibutuhkan ketika perusahaan
menjadi lebih luas dan kompleks. Tugas karyaawan yang terbatas sejak awal
menghalangi mereka mendapatkan pengalaman yang dibutuhkan untuk meningkat ke
posisi manajerial.
b.
Struktur Fungsional
Struktur Organisasi fungsional
diciptakan oleh F. W. Taylor. Struktur ini berawal dari konsep adanya pimpinan
yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang
memberi perintah kepada setiap baawahan, sepanjang ada hubungannya dengan
fungsi atasan tersebut.
Cirri – cirri : Tidak menjamin
adanya kesatuan perintah, Keahlian para pengawas dan pegawai berkembang menuju
spesialisasi, penghematan waktu dapat dilakukan karena mengerjakan pekerjaan
yang sama.
Kelebihan struktur fungsional :
keahlian yang dimiliki oleh seorang spesialis fungsional. Keahlian ini
memudahkan mereka dalam memecahkan masalah yang terjadi pada area tertentu yang
berada di bawah wewenangnya.
Kelemahan struktur fungsional :
kebingungan yang terjadi ketika karyawan memiliki dua atau lebih supervisor,
kekurangan lain yaitu kemungkinan manajer untuk menghindari area yang mereka
wewenangi secara fungsional, situasi yang mungkin berdampak negative bagi
koordinasi aktivitas tertentu.
4 Faktor – Faktor Penyebab Perbedaan Struktur Organisasi
1.
Strategi Organisasi
Tidak dapat disangkal bahwa terdapat
hubungan antara strategi organisasi dengan struktur yang digunakan untuk
mencapainya. Keterkaitan itu lebih mudah dilihat dalam mengelola sebuah bisnis.
Karena keterkaitan antara strategi dengan struktur yang akan digunakan. umumnya
suatu organisasi memilih salah satu dari tiga bentuk strategi yaitu, strategi
yang menuntut inovasi, strategi yang diarahkan kepada minimalisasi biaya atau
ongkos, dan strategi yang sifatnya imitative.
2. Besar
– Kecilnya Organisasi
Semakin banyak karyawan yang bekerja
pada suatu organisasi, semakin kompleks pula organisasi tersebut. Demikian pula
dengan pola pengambilan keputusan untuk kepentingan koordinasi dan pengawasan
mengakibatkan makin banyak keputusan yang di ambil oleh kantor pusat organisasi
yang bersangkutan.
3. Teknologi
yang digunakan
Berbagai studi yang dilakukan para
pakar dan ilmuwan yang menunjukan dengan jelas teknologi yang digunakan dengan
struktur organisai. Karena keterkaitan tersebut efektivitas kerja akan
ditentukan oleh kesesuaian teknologi dengan struktur. Tiga kategorisasi yang
dapat digunakan sebagai dasar pemikiran ialah kategori berdasarkan produk,
analisis permasalahan, dan sifat teknologi yang digunakan.
4.
Kekuasaan dalam Organisasi
Dikaitkan dengan struktur, dapat
dinyatakan bahwa baik karena seseorang merasa bahwa satuan tempatnya bertugas
penting maupun karena keinginan untuk memupuk kekuatan atau kekuasaan.
Seseorang yang menduduiki jabatan sebagai pimpinan akan berusaha agar satuan
kerja yang dipimpinnya semakin kompleks.
Organisasi ini bertujuan untuk
mencari keuntungan maka yang harus di perhatikan adalah :
1. 1. Pemasaran dan Penjualan
Seringkali perusahaan baru bangkrut
karena divisi pemansaran dan penjualannya loyo. Banyak yang merasa mampu
membuat solusi multimedia dan informatika membuat usaha namun setahun kemudian
tutup karena tidak dapat proyek. Tugas divisi ini adlah melakukan riset pasar,
promosi, mencari prospek klien, melakukan presentasi sampai dapat menghasilkan
proyek untuk perusahaan.
2. 2. Produksi, Buatlah struktur
organisasi yang tepat
Dalam perusahaan yang kita kelola
harus mempunyai struktur organisasi yang jelas dan tepat agar sesuai dengan
kebutuhan perusahaan.
3. 3.
Administrasi dan keuangan
Divisi ini bertanggung jawab
terhadap masalah legal, administrasi, penagihanm pembayaran, termasuk
pembayaran gaji karyawan.
Struktur dan proses mempengaruhi perilaku organisasi
Perilaku organisasi dapat
didefinisikan sebagai penggunaan teori, metode, dan prinsip – prinsip dari
berbagai disiplin ilmu seperti psikologi, sosiologi, dan antropologi budaya
untuk mempelajari persepsi, nilai – nilai, kapasitas belajar, dan tindakan
individu ketika bekerja dalam kelompok dan di dalam organisasi secara keseluruhan,
penganalisasian dampak lingkungan luar atas organisasi dan sumber daya manusia,
misi, tujuan, dan strateginya.
Tujuan para manajer dalam setiap
organisasi ialah mencapai perilaku yang dikoordinasikan sehingga organisasi
tersebut dinilai efektif oleh mereka yang mengevaluasi hasilnya. Factor –
factor utama yang menentukan perilaku individu dan kelompok adalah tugas dan
hubungan wewenang. Oleh karena itu, manajer harus merancang struktur organisasi
agar memudahkan komunikasi dai antara para pegawai.
KESIMPULAN
Organisasi adalah wadah kegiatan
daripada orang – orang yang bekerjasama dalam usahanya mencapai tujuan. Dalam
wadah kegiatan itu setiap orang harus jelas tugas, wewenang dan tanggung
jawabnya, hubungan dan tata kerjanya. Itulah sebabnya struktur organisasi
sangat diperlukan dalam sebuah organisasi yang baru dibentuk, dalam keadaan
berkembang maupun yang sudah mapan.
DAFTAR PUSTAKA
Gibson,
Ivancevich, Donnely. 1996. Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses Jilid 1 Edisi
Kelima. Jakarta. Erlangga.
Kusdi.
2009. Teori Organisasi dan Administrasi. Jakarta: Salemba Humanika.
Sutarto.
1978. Dasar-Dasar Organisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
SUMBER: http://mystorywithmila.blogspot.com/2014/01/struktur-organisasi-dan-implementasi.html
Rabu, 23 Oktober 2013
TEAMWORK
Teamwork adalah berkerja sama dalam tim atau mengerjakan sesuatu dengan bersama - sama, dengan adanya teamwork sesuatu yang akan kita lakukan akan terasa lebih mudah dan juga tidak memakan waktu lama karena dikerjakan dengan bersama - sama. Teamwork sangat diperlukan untuk pengerjaan sesuatu yang berat atau juga banyak, teamwork bisa dibuat dengan adanya kemauan dari setiap individu untuk membantu atau menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas yang banyak. Kontribusi tiap-tiap individu dapat menjadi
sebuah kekuatan yang terintegrasi. Individu dikatakan bekerja sama jika
upaya-upaya dari setiap individu tersebut secara sistematis terintegrasi untuk
mencapai tujuan bersama. Dalam mencapai tujuan bersama, kerja sama memberikan
manfaat yang besar bagi kerja tim. Biasanya organisasi berbasis kerja tim
memiliki struktur yang ramping. Oleh sebab itu, organisasi akan bisa merespons
dengan cepat dan efektif lingkungan yang cepat berubah.
Manfaat dari adanya teamwork adalah : A. Meringankan beban pekerjaan
B. Meningkatkan sharing informasi antar anggota tim
C. Membuat keputusan, produk atau layanan yang lain
D. Meningkatkan motivasi antar anggota tim
E. Meningkatkan efektifitas kerja
SUMBER : http://www.scribd.com/doc/91557332/Manfaat-Dan-Tantangan-Teamwork
http://erlanggaba.blogspot.com/2013/05/pengertian-kerjasama-dan-kekuatan-team.html
Manfaat dari adanya teamwork adalah : A. Meringankan beban pekerjaan
B. Meningkatkan sharing informasi antar anggota tim
C. Membuat keputusan, produk atau layanan yang lain
D. Meningkatkan motivasi antar anggota tim
E. Meningkatkan efektifitas kerja
SUMBER : http://www.scribd.com/doc/91557332/Manfaat-Dan-Tantangan-Teamwork
http://erlanggaba.blogspot.com/2013/05/pengertian-kerjasama-dan-kekuatan-team.html
Sabtu, 05 Oktober 2013
Organisasi
1. Organisasi adalah sekumpulan orang yang dapat mengerjakan sesuatu dengan bersama - sama dan dengan tanggung jawabnya masing masing.
2. Manfaat Organisasi, ada sangat banyak manfaat organisasi dan saya hanya menuliskannya beberapa:
* Dapat menambah wawasan dalam diri seseorang
* Dapat menambah teman
* Melatih leadership
* Belajar mengatur waktu
* Memperluas jaringan atau networking
* Mengasah kemampuan sosial
* Problem solving atau manajemen konflik
3. Pengalaman saya didalam organisasi: jujur saya belum pernah mengikuti organisasi jadi saya tidak begitu tahu rasanya ada didalam suatu organisasi itu seperti apa namun saya pernah ditunjuk untuk mengikuti organisasi didalam lingkungan saya atau RT, tapi itu tidak bertahan lama hanya saja saya sempat mengurus perlombaan untuk anak - anak kecil dalam rangka hari kemerdekaan kita yaitu 17 Agustusan, hanya itu yang pernah saya rasakan dalam organisasi dan selebihnya saya tidak pernah mengikuti organisasi lagi.
SUMBER: http://bennysemarang.wordpress.com/2013/02/25/manfaat-ikut-organisasi-mahasiswa-di-kampus/
2. Manfaat Organisasi, ada sangat banyak manfaat organisasi dan saya hanya menuliskannya beberapa:
* Dapat menambah wawasan dalam diri seseorang
* Dapat menambah teman
* Melatih leadership
* Belajar mengatur waktu
* Memperluas jaringan atau networking
* Mengasah kemampuan sosial
* Problem solving atau manajemen konflik
3. Pengalaman saya didalam organisasi: jujur saya belum pernah mengikuti organisasi jadi saya tidak begitu tahu rasanya ada didalam suatu organisasi itu seperti apa namun saya pernah ditunjuk untuk mengikuti organisasi didalam lingkungan saya atau RT, tapi itu tidak bertahan lama hanya saja saya sempat mengurus perlombaan untuk anak - anak kecil dalam rangka hari kemerdekaan kita yaitu 17 Agustusan, hanya itu yang pernah saya rasakan dalam organisasi dan selebihnya saya tidak pernah mengikuti organisasi lagi.
SUMBER: http://bennysemarang.wordpress.com/2013/02/25/manfaat-ikut-organisasi-mahasiswa-di-kampus/
Jumat, 10 Mei 2013
Manusia Dan Penderitaan
Manusia dan penderitaan adalah salah satu
kehendak dari Tuhan kita, jika manusia tidak diberikan penderitaan maka manusia
tersebut tidak akan pernah bersyukur dan merasakan bagaimana rasanya hidup
dibawah atau hidup susah, karena itulah yang namanya keadilan dari Tuhan kita.
Tanpa adanya penderitaan yang diberikan
kepada kita, sebagai umat manusia kita tidak akan merasakan apa yang pernah
dirasakan oleh orang orang susah, maka dari itu Tuhan memberikan penderitaan
kepada umatnya sebagai pembelajaran untuk mensyukuri nikmat yang telah
diberikan kepada kita.
Penderitaan itu ada berbagai macam,
misalnya penderitaan ketika sedang sakit namun tidak mempunyai uang untuk
berobat atau pun ketika sedang dalam kesusahan didalam keluarganya yang
membutuhkan uang untuk menutupi kebutuhan sehari – hari,itulah beberapa contoh
penderitaan yang masih sering di alami oleh orang – orang.
Jika kita sedang mengalami penderitaan,
maka kita tidak boleh mudah menyerah dan putus asa, kita harus tetap bersemangat
dalam menjalani hidup dan berusaha untuk keluar dari penderitaan tersebut
tetapi kita pun harus terus berdoa kepada Tuhan kita, karena beliaulah yang
mengetahui kita kedepannya bagaimana.
Segala macam penderitaan pasti akan ada
jalan keluarnya jika kita terus berdoa dan berusaha, tetapi jika kita mudah
menyerah dan terus - menerus mengeluh
atas penderitaan yang sedang di alami maka Tuhan pun akan menyulitkan segala
macam penderitaan yang sedang di alami, maka dar itu teruslah berusaha dan
berdoa jika ingin di mudahkan dalam menemukan jalan keluar di dalam
penderitaan.
Manusia Dan Cinta Kasih
Manusia dan cinta kasih adalah bagaikan
sayur tanpa garam itu rasanya tidak lengkap dan sama seperti manusia juga, jika
manusia tidak mempunyai cinta kasih maka manusia itu tidak bisa melengkapi
hidupnya karena cinta kasih sangat diperlukan oleh manusia untuk mengisi
kekosongan hatinya.
Tanpa rasa cinta dan kasih kita tidak bisa
merasakan apa itu yang namanya cinta dan apa itu yang namanya kasih, jika
manusia tidak bisa merasakan cinta dan kasih maka dia pun tidak bisa memberikan
rasa cinta dan kasih itu kepada seseorang atau siapapun yang mengharapkan cinta
dan kasih dari dirinya.
Berbeda dengan manusia yang mempunya rasa
cinta dan kasih, manusia yang mempunyai rasa cinta dan kasih akan menjadikan
hidupnya penuh dengan warna, karena dia bisa merasakan atau pun memberikan rasa
cinta dan kasih kepada seseorang yang mengharapkan cinta dan kasih orang
tersebut.
Memberikan rasa cinta dan kasih itu tidak
harus memilih kepada siapa kita harus memberikan, kita bisa memberikan rasa
tersebut kepada Tuhan kita, orang tua kita, teman atau sahabat dan juga pacar
kita yang telah memberikan rasa cinta dan kasihnya kepada kita dengan tulus dan
ikhlas sampai saat ini.
Maka dari itu kita tidak rugi sama sekali
jika mempunyai rasa cinta dan kasih, karena rasa itulah yang akan membuat hidup
kita ini lebih berwarna,lebih berarti dan lebih memiliki semangat untuk
menjalani hari - hari yang indah di
depan mata kita untuk mencapai sesuatu yang di inginkan atau cita – cita yang
di impikan.
Langganan:
Postingan (Atom)